Jumat, 03 Juni 2011

menkes bertemu pakar-pakar kesehatan dunia


Di sela-sela kunjungannya  ke Harvard School of Public Health, Amerika, beberapa waktu lalu, Menkes, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH melakukan pertemuan dengan Dr. William Hsiao, Guru Besar Ekonomi, pakar kesehatan dan kependudukan global dan Dr. Anuraj Shankar serta Dr. Andrew Mitchell.
Selain itu, Menkes juga melakukan pertemuan dengan Dekan David Hunter, Dr. Lilian Cheung dan Mavis Jukes serta Proffesor of Epid Methods, Donna Spiegelman.

Dalam pertemuan dengan Dr. William Hsiao, Menkes  membicarakan masalah tantangan pelaksanaan jaminan kesehatan di Indonesia yang melayani rakyat miskin, hampir miskin dan tidak mampu. Dikemukakan bahwa saat ini belum mungkin dilakukan total coverage dikarenakan terbatasnya sumber daya dan dana. Tanggung jawab pemerintah adalah menyelamatkan kehidupan masyarakat melalui jaminan kesehatan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mendorong peningkatan asuransi yang sudah ada, serta memberikan keinginan pajak pada kasus khusus.

Sementara itu, pertemuan dengan Dr. Anuraj Shankar dan Dr. Andrew Mitchell membahas tentang bagaimana menggunakan data kesehatan sehingga dapat menjadi alat pengambil keputusan serta intervensi. Dikemukakan juga bahwa terdapat rencana untuk melakukan uji coba di Indonesia pada 100 kabupaten/kota dengan waktu tiga sampai empat tahun hingga dapat terlihat hasilnya. Untuk memenuhi hal tersebut, dilakukan pelatihan dan pendidikan penggunaan data bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional. Tujuan  pelatihan ini adalah untuk dapat menganalisis data secara komprehensif sampai dengan pelaksanaan intervensi, bahkan kegiatan ini dijadikan program dengan menyertakan mahasiswa.

Selain itu juga dibahas kerjasama antara Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Badan Pusat Statistik, Universitas Indonesia dan Harvard University dalam hal penggunaan data Riskesdas dan Susenas.

Pertemuan Menkes dengan Dr. Lilian Cheung dan Mavis Jukes membahas rencana pelaksanaan penelitian dan uji coba selama empat bulan tentang Diabetes Melitus, dan rencana mengundang Menkes ke Singapura pada Oktober 2011.

Dalam pertemuannya dengan Donna Spiegelman dibahas rencana kursus tentang analisis data kesehatan via email dan video conference (pembelajaran jarak jauh). Dianjurkan juga untuk dapat berkolaborasi dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan di seluruh Indonesia. Selama ini sudah dilakukan kerjasama dengan Pendidikan Tinggi antara lain Universitas Udayana dan Universitas Airlangga untuk kursus tersebut.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 52921669, PTRC: 021-500567, atau alamat e-mail :puskom.publik@yahoo.co.idpuskom.publik@yahoo.co.idinfo@depkes.go.idkontak@depkes.go.id.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar